Alfamart Luncurkan Layanan Logistik Alfatrex Gandeng E-Commerce


Ikhtisar

  • Alfatrex bertujuan meningkatkan efisiensi dari proses pengiriman barang, utamanya saat konsumen tidak berada di tempat.
  • Saat ini Alfatrex sudah bekerja sama dengan Blibli dan Zalora, serta berencana menggandeng semua e-commerce yang ada di Indonesia.
  • Alfatrex telah menerima investasi dari Alfamart dan Dan+Dan.

Sejak bulan Mei 2018, Alfamart menghadirkan unit bisnis baru yang menawarkan layanan di bidang logistik Alfatrex. Keputusan menghadirkan layanan ini muncul setelah melihat kembali berbagai tantangan yang mereka hadapi saat membangun platform Alfacart.

Alfatrex menawarkan empat jenis layanan kepada calon konsumen yakni:

  • Same Day Service
  • Next Day Service
  • Regular Service
  • Economy Service

Dari empat layanan tersebut, Alfatrex masih melakukan pembagian kategori ke dalam empat tipe pengiriman yakni Door to Door, Door to Store, Store to Store, dan Store to Door. Sebagai contoh, layanan Same Day Service hanya berlaku untuk tipe pengiriman Door to Door. Sedangkan layanan Next Day Service dan Regular Service bisa menggunakan empat tipe pengiriman yang telah disebutkan di atas.

Menurut International Business & Technology Director Alfamart Bambang Setyawan Djojo, pihaknya menghadirkan Alfatrex setelah mereka menyadari adanya masalah pada bagian last mile, yakni saat barang dikirimkan ke alamat konsumen. Ketika barang sampai di rumah konsumen, ternyata tidak ada yang menerima paket tersebut karena pemilik rumah sedang tidak berada di tempat.

Jajaran manajemen Alfamart melakukan simulasi layanan Alfatrex | Photo

Bagi pelaku bisnis di ranah bahan makanan, jika mengirim barang lalu tidak ada penerimanya, maka barang itu akan dikembalikan. Biayanya menjadi tinggi. Padahal dengan adanya e-commerce, yang diharapkan adalah efisiensi.

Hadirnya Alfatrex dinilai sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut karena konsumen memiliki opsi untuk menentukan lokasi alternatif pengiriman barang dengan memilih tipe pengiriman Door to Store atau Store to Store. Jika konsumen merasa nantinya tak akan ada di rumah ketika pesanannya tiba, ia bisa memilih agar paket tersebut dikirim ke toko Alfamart yang paling dekat dengan tempat tinggalnya.

Saat ini, kata Bambang, Alfatrex mulai berupaya memperluas jangkauannya melalui kemitraan dengan platform e-commerce yang ada di Indonesia. “Kami sudah sepakat dengan Blibli dan Zalora. Nantinya kami berharap semua e-commerce akan ikut juga,” ucapnya. Selain dengan Blibli dan Zalora, layanan Alfatrex juga sudah hadir di platform Alfacart.

Adapun Alfatrex mendapat suntikan investasi dari Alfamart sebesar 99,96 persen dan dari Dan+Dan sebesar 0,04 persen dengan nilai nominal yang tak disebutkan.

Strategi memenangkan pasar dengan pengantaran ke gerai Alfamart.

Di Indonesia, ada berbagai macam perusahaan yang menyediakan layanan logistik mulai dari JNE, J&T, Ninja Xpress, SiCepat, dan sebagainya. Karena itu, salah satu nilai jual yang juga dimanfaatkan sebagai strategi Alfatrex untuk bersaing dengan kompetitor adalah dengan menyediakan opsi mengantarkan barang pesanan ke gerai-gerai Alfamart.

Manajemen Alfamart melakukan simulasi layanan Alfatrex | Photo

“Ini yang kami jaga. Boleh barangnya diambil di Alfamart, asal mengirimnya pakai Alfatrex. Alfamart ini menjadi incaran agar barang-barang kiriman itu bisa diambil di Alfamart. Ini tidak kami buka untuk yang lain supaya uniqueness dari bisnis digital Alfamart terlihat,” jelasnya.

Selain menghadirkan layanan pengiriman ke gerai Alfamart, Alfatrex juga memberikan opsi penjemputan barang apabila terjadi retur dari transaksi belanja online. Menurut Head of Business Alfatrex Amelia Angelica konsumen hanya perlu memberikan kode booking pengiriman ke gerai Alfamart sambil membawa barang yang ingin diretur. Nantinya tim Alfatrex akan menjemput barang tersebut untuk dikembalikan ke tempat penjual.

Konsumen juga tak perlu membayar biaya kirim untuk retur. Kami yang mengurus prosesnya dengan platform e-commerce tersebut

Untuk gerai Alfamart yang menerima layanan penitipan barang dari Alfatrex, Amelia menuturkan saat ini baru mencakup wilayah Jabodetabek. Namun untuk pengiriman barang langsung ke rumah konsumen, Alfatrex sudah melayani wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Semarang.

Pada bulan Agustus 2018, mereka juga akan memperluas layanannya ke Yogyakarta dan Medan. “Akhir tahun ini targetnya sudah mencakup Medan. Volume pengiriman kami tujuh  persen masih di Jabodetabek. Alfamart sendiri sebagian besar tokonya berada di Jabodetabek,” ucapnya.

Ada sistem cash on delivery, tapi…

Amelia mengatakan tipe pengiriman Door to Door yang disediakan Alfatrex saat ini sudah bisa melayani pembayaran di tempat atau cash on delivery. Namun untuk layanan Door to Store, konsumen belum bisa melakukan pembayaran di gerai Alfamart.

“Sekarang masih dalam tahap deployment untuk pembayaran di toko. Targetnya Juli atau Agustus tahun ini karena masih dalam proses pengujian. Bulan Juli konsumen sudah bisa mencoba,” ujar Amelia.

Selain melayani pengiriman untuk segmen B2C dan C2C, Alfatrex juga melayani pengiriman di segmen B2B.  Sejauh ini, Amelia mengakui pihaknya masih menghadapi beragam tantangan saat memperkenalkan layanan Alfatrex. Beberapa di antaranya adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat terkait layanan mereka, hingga strategi untuk membuat nama Alfatrex lebih familier ketimbang kompetitor.

(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

This post Alfamart Luncurkan Layanan Logistik Alfatrex Gandeng E-Commerce appeared first on Tech in Asia.

The post Alfamart Luncurkan Layanan Logistik Alfatrex Gandeng E-Commerce appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi