Gandeng CEO GO-JEK, SparkLabs Ventures Siap Beri Pendanaan Seri A dan Seri B untuk Startup Indonesia dan Korea


Ikhtisar

  • SparkLabs mempunyai total dana sekitar US$50 juta yang siap dikucurkan.
  • Meski tidak menyebutkan secara spesifik, SparkLabs berencana untuk giat mencari peluang di bidang e-commerce, aplikasi mobile, dan teknologi masa depan.

Pada tanggal 24 Agustus 2017 kemarin, jaringan akselerator startup asal Korea Selatan SparkLabs mengumumkan bahwa mereka telah mempunyai dana investasi baru khusus untuk startup tahap awal. Dana investasi yang bernama SparkLabs Ventures tersebut mempunyai total dana US$50 juta (sekitar Rp666 miliar) untuk dibagikan kepada para startup yang sedang mencari pendanaan Seri A dan Seri B di Korea Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Managing Partner SparkLabs Ventures, Brian Kang, menyatakan kepada Tech in Asia bahwa pihaknya tidak memiliki fokus ke bidang tertentu dalam memberi investasi. Namun ia mungkin akan menghindari bidang farmasi dan energi, yang biasanya membutuhkan pendanaan Seri A dengan nominal sekitar US$10 juta (Rp133 miliar), lebih dari investasi yang bisa mereka berikan.

Keputusan SparkLabs Ventures untuk fokus pada pendanaan Seri A dan Seri B ini cukup mengundang pertanyaan, karena Korea Selatan sendiri telah mempunyai cukup banyak perusahaan modal ventura (VC) dengan fokus yang sama. Namun menurut Kang, hal itu tidak menjadi masalah, karena startup akan diuntungkan dengan kehadiran lebih banyak VC.

“Kami pun bisa menjadi investor untuk para lulusan program akselerator SparkLab yang kami miliki. Para startup yang telah mendapat pendanaan tahap awal, bisa datang ke kami untuk mendapat pendanaan Seri A,” jelas Kang, yang merupakan mantan Managing Director di Samsung Ventures dan Korea Venture Fund.

Menggandeng Nadiem Makarim sebagai penasihat

Nadiem-Makarim-GO-JEK | Foto

CEO GO-JEK, Nadiem Makarim

Meski Korea Selatan merupakan fokus utama mereka, namun SparkLabs Ventures juga melihat negara Asia Tenggara seperti Indonesia sebagai fokus kedua mereka. Hal ini terlihat dengan langkah mereka menggandeng CEO GO-JEK Nadiem Makarim, untuk bergabung dengan badan penasihat mereka.

“Kami akan aktif mencari peluang di bidang e-commerce, aplikasi mobile, hingga teknologi masa depan. Kami pun mencari tim yang sanggup berkembang dengan pesat di Asia Tenggara,” tutur Kang.

Kang juga akan ditemani oleh Managing Partner lain yaitu Chris Koh, co-founder dan mantan Vice President dari e-commerce besar asal Korea Selatan, Coupang.

Kehadiran SparkLabs Ventures ini seperti menambah panjang daftar investor asing yang mengincar pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Perusahaan besar asal Cina seperti Alibaba, Tencent, dan JD pun telah menginvestasikan uang mereka untuk startup tanah air. Menarik untuk ditunggu bagaimana pengaruh kehadiran mereka untuk ekosistem startup di tanah air nantinya.

(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

The post Gandeng CEO GO-JEK, SparkLabs Ventures Siap Beri Pendanaan Seri A dan Seri B untuk Startup Indonesia dan Korea appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi