skip to Main Content

Induk Perusahaan Kredivo Pastikan Telah Terima Pendanaan Seri A di Awal Tahun Ini

(Update 15.00 WIB: Kami menambahkan rencana Kredivo di ranah e-commerce tanah air.)


Ikhtisar

  • FinAccel adalah induk perusahaan Kredivo yang telah mendapat pendanaan tahap awal tujuh digit US$ pada 1 Juni 2016,
  • Kredivo telah bekerja sama dengan lebih dari seratus e-commerce, termasuk enam dari sepuluh e-commerce terbesar di Indonesia, seperti Bukalapak, Lazada, JD.ID, Bhinneka, Blibli, hingga Shopee.

Pada tanggal 4 Oktober 2017 ini, FinAccel mengumumkan bahwa pada awal tahun ini mereka telah mendapat pendanaan Seri A yang dipimpin oleh NSI Ventures dan Jungle Ventures. FinAccel sendiri merupakan induk perusahaan dari startup fintech Kredivo.

Investasi ini seperti melengkapi pendanaan tahap awal (seed funding) sebesar tujuh digit dalam US$ yang mereka dapat pada tanggal 1 Juni 2016 silam. Pendanaan tersebut juga dipimpin oleh Jungle Ventures, serta diikuti oleh GMO Venture Partners, AlphaJWC Ventures, 500 Startups, dan beberapa angel investor.

Kredivo sendiri merupakan layanan yang memungkinkan kamu untuk membeli barang di berbagai e-commerce, dan membayarnya di kemudian hari. Mereka menggunakan beberapa data, mulai dari data yang diberikan pengguna, data dari ponsel pengguna, serta data lain seperti akun media sosial, rekening bank, hingga waktu sang pengguna melakukan pemesanan, untuk memastikan apakah transaksi tersebut layak untuk disetujui atau tidak.

Kredivo | Screenshot

Saat ini, Kredivo telah bekerja sama dengan lebih dari seratus e-commerce, termasuk enam dari sepuluh e-commerce terbesar di Indonesia, seperti Bukalapak, Lazada, JD.ID, Bhinneka, Blibli, hingga Shopee.

Dari para e-commerce tersebut, Kredivo bisa memproses transaksi senilai puluhan miliar rupiah dalam sebulan. Dengan prestasi tersebut, Kredivo pun mengklaim diri mereka sebagai pemimpin pasar di kategori pinjaman Point of Sale (PoS).

Ambisi menjadi kanal payment e-commerce terbesar di Indonesia

Dalam konferensi pers seputar pendanaan Kredivo yang berlangsung di Jakarta Pusat, Co-Founder sekaligus CEO FinAccel, Akhsay Garg mengungkapkan  ambisi pihaknya untuk menjadi kanal pembayaran kredit online di ranah e-commerce Indonesia. Ia menargetkan keterlibatan Kredivo yang cukup besar di hampir seluruh platform e-commerce Indonesia dalam kurun waktu tiga atau empat tahun ke depan.

“Penjual e-commerce di Indonesia seringkali ditinggal pergi pembelinya (cart abandonment). Kasus ini seringkali terjadi sehingga tingkat cart abandonment mereka tergolong paling tinggi di Indonesia,” ungkap Garg. Menurutnya metode pembayaran tradisional tidak sesuai untuk transaksi e-commerce karena melibatkan terlalu banyak langkah autentication dan tautan pembayaran.

Kredivo | Photo

Garg menambahkan bahwa di samping itu, rendahnya penetrasi kartu kredit di Indonesia juga menjadi hambatan bagi pertumbuhan e-commerce. Masalah inilah yang hendak dipecahkan oleh pihak Kredivo dan FinAccel, yaitu dengan memberikan efisiensi layanan kredit, lewat bantuan platform scoring kredit yang serba terotomasi.

“Untuk itu kami akan berinvestasi kepada teknologi agar produk kami semakin lebih baik guna memenuhi kebutuhan pasar,” ungkap Garg kepada Tech in Asia.

Menariknya lagi, dengan pendanaan yang mereka terima, Kredivo juga berniat meningkatkan awareness mereka agar tak hanya dikenal di ranah pembayaran bagi e-commerce saja, tetapi juga layanan  travel, lifestyle, dan jasa hospitality lainnya. Di ranah travel sendiri, saat ini Kredivo menerima pembayaran transaksi untuk Panorama Tours, Tripvisto, dan beberapa platform online lainnya.

Di Indonesia sendiri, telah ada beberapa startup yang menjalankan bisnis serupa dengan Kredivo, seperti Akulaku dan Cicil. Menarik untuk ditunggu bagaimana pendanaan ini bisa membantu Kredivo dalam memenangkan persaingan di tanah air.

(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

The post Induk Perusahaan Kredivo Pastikan Telah Terima Pendanaan Seri A di Awal Tahun Ini appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi

Back To Top