Inovasi Teknologi Augmented Reality Juarai Kompetisi FWD Life Hackathon 2017


Ikhtisar

  • Tim Papua yang mengusung konsep penelusuran rumah sakit dan agen  asuransi terdekat berbasis teknologi augmented reality sukses membawa pulang uang tunai Rp100 juta dan mengikuti program akselerator dari Founder Institute.
  • Dalam helatan ini, Founder Institute berperan sebagai juri dan juga pihak yang memberikan pendampingan melalui program akselerator.

Ajang kejuaraan FWD Life Hackathon 2017 bersama lembaga Founder Institute yang telah dibuka sejak bulan Agustus hingga September lalu, akhirnya berakhir dengan gelaran final yang berlangsung pada hari Minggu, tanggal 24 September 2017.

Final kegiatan hackathon yang bertujuan untuk mendongkrak awareness penggunaan asuransi dan meningkatkan perkembangan inovasi terknologi di Indonesia tersebut diikuti dua belas tim dengan total lebih dari 108 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

Wakil Presiden Direktur FWD Life, Rudi Kamdani mengatakan bahwa hackaton ini merupakan upaya mereka untuk merangkul kreativitas generasi muda dalam menghasilkan inovasi digital, khususnya dalam ranah pengembangan asuransi.

FWD Hackaton | Photo

“Ide yang lahir dari kreativitas keseluruhan peserta hackaton ini sangatlah beragam, mulai dari inovasi bisnis asuransi pada aspek underwriting, manajemen risiko, hingga klaim,” ujar Rudi. “Karya teknologi yang ada membuktikan bahwa FWD Hackathon 2017 merupakan ajang yang tepat dalam mengembangkan inovasi dan terobosan baru di bidang teknologi, khususnya di industri asuransi.”

Pria yang telah malang melintang di dunia asuransi selama 21 tahun ini menambahkan bahwa peran Founder Institute dalam kegiatan hackathon perdana ini cukuplah penting. Selain sebagai bagian dari dewan juri, ke depannya Founder Institute juga akan memberikan pendampingan lebih lanjut kepada pemenang FWD Hackaton 2017 melalui program akselerator yang mereka punya.

Bagaimana AR besutan tim Papua sukses meraih predikat jawara

FWD Hackathon 2017 sendiri berakhir dengan kemenangan tim Papua yang berhasil menarik perhatian dewan juri lewat inovasi penelusuran rumah sakit dan agen asuransi terdekat berbasis teknologi augmented reality. Atas keberhasilan mereka dalam menarik perhatian tim dewan juri, tim Papua yang terdiri dari lima orang peserta tersebut diganjar hadiah uang senilai Rp100 juta.

Selain uang tunai, tim Papua juga mendapatkan juga berkesempatan untuk bergabung dalam program akselerator Founder Institute serta kesempatan belajar mengembangkan bisnis hingga ke Silicon Valley. Dengan hadiah tersebut, inovasi yang dihasikan tim Papua diharapkan bisa berkembang menjadi produk teknologi yang tak hanya bermanfaat dari segi fungsi tetapi juga bernilai dari sisi bisnis.

Di samping tim Papua, FWD Life dan Founder Institute Jakarta juga menetapkan dua juara harapan yakni tim Life dan Eva. tim Life sendiri masuk ke peringkat kedua setelah mengembangkan aplikasi edukasi asuransi untuk anak lewat medium permainan. Sedangkan tim Eva berhasil mengembangkan teknologi chatbot untuk kemudahan proses berasuransi mulai dari informasi produk hingga penjelasan proses klaim asuransi.

Sumber foto: Riyadi Risman

(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

The post Inovasi Teknologi Augmented Reality Juarai Kompetisi FWD Life Hackathon 2017 appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi