Janjikan Waktu Pengiriman Tiga Jam, Mal Online iLOTTE Resmi Diluncurkan


Founder: Phillip Lee
Industri: e-commerce
Status pendanaan: mendapat pendanaan dari Group Salim dan Indo Lotte Makmur

  • Untuk bersaing dengan pemain lama, iLOTTE menawarkan berbagai kelebihan meliputi pengantaran barang dalam waktu tiga jam, program customer loyality, dan integrasi portal berisikan konten gaya hidup dan fesyen bernama iSTYLE.
  • Dana investasi sebesar US$100 juta (atau sekitar Rp1,3 triliun) yang mereka dapatkan bakal dimanfaatkan untuk mendukung infrastruktur, SDM, dan meningkatkan persediaan SKU (stock keeping unit) yang didatangkan langsung dalam jumlah besar dari Korea Selatan.

button ulasan startup


Pada tanggal 10 Oktober 2017, konglomerat ritel asal Korea Selatan, Lotte resmi meluncurkan platform e-commerce iLOTTE di Indonesia. Platform e-commerce berkonsep mal online hasil joint-venture antara Indo Lotte Makmur dengan Salim Group ini mengklaim mampu menawarkan berbagai kelebihan khusus untuk menyaingi platform e-commerce lainnya.

Walaupun menjadi pendatang baru, namun pihak iLOTTE optimistis dapat meraih tempat tersendiri di pasar e-commerce Indonesia. Mereka menawarkan berbagai kelebihan meliputi pengantaran barang dalam waktu tiga jam (untuk beberapa produk tertentu), program customer loyality, dan integrasi portal berisikan konten gaya hidup dan fesyen bernama iSTYLE.

Untuk semakin menunjukkan keseriusan mereka di ranah e-commerce Indonesia, di hari peluncurannya iLOTTE juga menghadirkan layanan mereka lewat aplikasi mobile yang bisa diunduh melalui iOS dan Android.

iLotte | Screenshot

Siapkan SKU dari Korea Selatan lewat modal US$100 juta

Kabar seputar joint venture Lotte sendiri sudah terdengar cukup lama, bahkan jauh sebelum kasus penjualan saham elevenia milik SK Group di bulan Agustus lalu. Ardi Sudarto, selaku CMO iLOTTE menjelaskan bahwa konsepsi seputar mal online ini telah berjalan dari awal 2016 lalu.

“Saat itu kami bertanya-tanya, model e-commerce apa yang bisa dibawa ke Indonesia untuk menawarkan perbedaan di sini. Pada akhirnya, kurang lebih setengah tahun mengubah-ubah bisnis model dan menghubungi BKPM, kami sepakat membentuk iLOTTE dengan konsep mal online,” jelas Sudarto.

Senada dengan Sudarto, Phillip Lee selaku CEO iLOTTE berharap platform e-commerce mereka dapat  menggabungkan kelebihan  LOTTE dalam industri retail dengan kemudahan berbelanja melalui platform online.

iLotte Ardi Sudarto | Photo

Untuk mengoptimalkan joint venture mereka bersama Group Salim di ranah e-commerce Indonesia, Steven Calvin selaku Vice President Indo Lotte Makmur mengungkapkan kedua pihak sepakat menginvestasikan modal senilai US$100 juta (atau sekitar Rp1,3 triliun).

Di samping infrastruktur dan SDM, dana tersebut juga akan dimanfaatkan untuk meningkatkan persediaan SKU (stock keeping unit), di antaranya adalah produk Korea Selatan yang didatangkan langsung dalam jumlah besar.


Kemunculan iLOTTE tak pelak akan menjadi pesaing yang selevel dengan e-commerce berkonsep mal online lainnya seperti Mataharimall, dan Lazada. Cukup menarik untuk disimak bagaimana strategi Group Salim berikutnya untuk mengukuhkan diri mereka di ranah ekosistem digital tanah air.

Karena seperti yang kita tahu, di samping langkah joint-venture yang diupayakan untuk mendirikan iLOTTE, grup konglomerasi ini juga memiliki Elevenia, yang sebelumnya adalah hasil joint-venture antara XL Axiata dengan perusahaan internet SK Planet.

(Diedit oleh Septa Mellina)

The post Janjikan Waktu Pengiriman Tiga Jam, Mal Online iLOTTE Resmi Diluncurkan appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi