KlikAdv, Platform untuk Bantu Pemilik Papan Reklame dan Klien Beriklan


Founder: Ruddy Lasut
Industri: periklanan
Status pendanaan: tidak disebutkan

  • KlikAdv merupakan platform online yang membantu kamu untuk menemukan titik papan reklame yang tersedia dan sesuai dengan kebutuhanmu.
  • KlikAdv mendapatkan keuntungan dari harga diskon yang diberikan oleh pemilik reklame. Diskon tersebut diberikan karena pihaknya mengeluarkan dana talangan terlebih dulu untuk mengurus perizinan dan sebagainya.

button ulasan startup


Ruddy Lasut pernah merasa sangat kesulitan ketika harus mencari data titik-titik papan reklame yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Ia membutuhkan waktu dua hingga tiga bulan hanya untuk mencari titik papan reklame sesuai permintaan klien.

Sementara itu, tak semua brand yang menjadi kliennya bersedia menunggu selama itu hanya untuk mencari lokasi titik papan reklame. Menurut Ruddy, ada kliennya yang hanya bisa menunggu selama dua minggu dan lokasi papan reklame itu harus sudah tersedia.

Berdasarkan pengalamannya tersebut dan latar belakangnya sebagai pemain media luar ruang, Ruddy pun terpikir untuk membangun suatu platform yang bisa mengumpulkan para pemilik papan reklame dalam suatu wadah.

Dengan begitu, waktu pencarian titik papan reklame akan jauh lebih singkat dan klien bisa memilih sendiri secara online titik papan reklame yang diminatinya. Hal inilah yang mendorong berdirinya KlikAdv pada 2014, dan mulai melakukan soft launching pada Mei 2017.

Tampilan situs KlikAdv | Screenshot

“Sekarang kalau butuh seratus papan reklame, hanya butuh waktu satu jam. Setelah itu ajukan penawaran dan gambar. Langsung real time, tidak perlu menunggu berminggu-minggu, berbulan-bulan. Dan sudah terukur mana yang available, mana yang enggak,” jelas Ruddy yang kini menjabat sebagai Chief Operation Officer KlikAdv kepada Tech in Asia Indonesia.

Ruddy menilai KlikAdv membantu pemilik papan reklame menyewakan barang dagangannya. Karena selama ini, kata Ruddy, pemilik papan reklame biasanya kesulitan mendapatkan klien. Padahal mereka sudah mengeluarkan dana investasi hingga ratusan juta rupiah hanya untuk mendirikan satu papan reklame.

“Pemilik papan reklame enggak semuanya perusahaan besar. Mereka hanya fasilitasi (tulisan) space available  di titik-titik mereka saja. Kalau punya lima papan reklame saja, investasinya sudah miliaran rupiah. Jualnya kesulitan. Dengan adanya KlikAdv, penawaran dari pemilik papan reklame akan dilihat klien-klien secara normal. Ini bukan hanya membantu pemasang iklan, tapi pemilik papan reklame juga akan terbantu,” jelasnya.

Papan reklame | Ilustrasi

Ruddy kemudian menjelaskan pihaknya juga membantu pemasang iklan untuk melakukan follow up kepada pemilik papan reklame. Sebagai contoh, KlikAdv akan membantu menyediakan laporan terkait perizinan dari pemilik papan reklame setelah adanya kesepakatan pembelian.

“Misalnya, beli lima puluh papan reklame. Ini izin-izinnya sudah selesai belum? Kalau dulu, harus manual telepon satu-satu. Sekarang kalau izinnya sudah selesai, tinggal foto, unggah ke situs. Pajak reklame sudah selesai, kami kirimkan lagi, begitu juga saat visual sudah tayang. Jadi klien merasa terus update dan dipermudah,” tuturnya.

Dikatakannya, pemilik papan reklame yang menjadi mitra KlikAdv sebenarnya bisa mengunggah sendiri foto-foto dokumen terkait perizinan, pajak, dan sebagainya. Namun menurutnya saat ini pihaknya masih membantu mengisikan data-data tersebut sebagai bentuk laporan ke klien atau pemasang iklan.

“Memang butuh proses. Seharusnya mereka unggah sendiri. Tapi bisnis kami kan bukan seperti e-commerce yang produknya jutaan. Kami masih bisa kami bantu mengelolanya,” ujarnya.

Keuntungan berasal dari diskon

Uang rupiah | Ilustrasi

Sumber foto: AFP/businesstimes.com.sg

KlikAdv mendapatkan keuntungan dari harga diskon yang diberikan oleh pemilik reklame. Ruddy mencontohkan, jika harga satu papan reklame seharga Rp100 juta, maka ia cukup menyetor Rp90 juta ke pemilik papan reklame.

Menurut Ruddy, diskon tersebut diberikan karena pihaknya mengeluarkan dana talangan terlebih dulu untuk mengurus perizinan dan sebagainya. Misalnya, saat pemasang iklan sudah setuju menyewa sebuah papan reklame, maka dana pembayaran itu biasanya baru cair berkisar 30 hingga 90 hari, tergantung kebijakan perusahaan setiap klien. Sedangkan pemilik papan reklame, harus mengurus pembayaran pajak terlebih dulu— yang pastinya akan membutuhkan dana.

“Kalau ke teman-teman pemilik papan reklame, harus bayar cepat. Kalau enggak, mereka tidak akan urus pajak dan lain-lainnya. Iklan klien tidak akan tayang. Tapi, di KlikAdv, kami yang akan bayari lebih dulu dan mereka memberi diskon.”

Setelah klien mengirim dana pembayaran, KlikAdv secara bertahap akan memberikan dana tersebut ke pemilik papan reklame hingga mencapai 95 persen. Sisa dana sebesar lima persen, sengaja ditahan oleh KlikAdv sebagai jaminan agar pemilik papan reklame menyelesaikan kewajibannya sesuai kontrak.

“Jadi kalau pemilik papan reklame telat kasih foto, telat perbaiki lampu yang padam, nanti sisa dana lima persen itu dipotong. Kalau mitra yang punya sepuluh papan reklame dalam kontrak, dia pasti akan merasa rugi. Dia akan kejar buat laporan,” kata Ruddy.

Di tengah maraknya pemain media luar ruang, KlikAdv kini sedang dalam tahap pengembangan layanan berupa pemesanan videotron serta iklan yang ditayangkan di pintu lift maupun eskalator yang berada di bisnis hospitality seperti mal, bandara, stasiun kereta api, rumah sakit, hingga apartemen.

Di Indonesia sendiri, ada beberapa pemain media luar ruang yang beroperasi dengan medium selain papan reklame. Seperti Sticar, Promogo, Ubiklan, hingga Karta yang memanfaatkan kendaraan seperti mobil dan motor sebagai media luar ruang mereka untuk menayangkan iklan.

(Diedit oleh Septa Mellina)

The post KlikAdv, Platform untuk Bantu Pemilik Papan Reklame dan Klien Beriklan appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi