Kumpulan Buku Startup dan Entrepreneurship Pilihan Minggu Ini 29 April 2017

  • life

Minggu ini, saya kembali menghadirkan rekomendasi buku-buku startup dan entreprenurship yang bisa kamu baca untuk akhir pekan panjang kali ini. Kamu bisa menikmati sejarah menarik dari beberapa startup besar, mulai dari Amazon, Uber, Airbnb, hingga eBay.

Selain itu, kamu juga bisa melihat bagaimana cara Eric Schmidt dan Jonathan Rosenberg dalam membangun Google bersama dua orang Founder, Larry Page dan Sergey Brin.

The Upstarts: How Uber, Airbnb, and the Killer Companies of the New Silicon Valley Are Changing the World

The Upstarts

Sumber gambar: SoftwareEngineeringDaily

Bicara tentang konsep sharing economy, mungkin kita akan langsung memikirkan dua startup besar yang berasal dari Amerika Serikat, yaitu Uber dan Airbnb. Dan dalam buku The Upstarts ini, jurnalis Bloomberg Brad Stone berusaha menceritakan berbagai hal menarik yang bisa kamu pelajari dari sejarah berdirinya kedua perusahaan tersebut.

Stone menceritakan kalau Founder Uber ternyata terinspirasi untuk membuat aplikasi tersebut setelah menonton film James Bond yang berjudul Casino Royale. Sedangkan para Founder Airbnb, harus menjual sereal demi menjaga kelangsungan bisnis mereka.

The Upstarts sendiri merupakan istilah untuk para founder yang muda, pintar, dan penuh percaya diri. Mereka berusaha mengubah cara-cara konvensional demi memberikan kemudahan bagi para pengguna. Meski terkadang hal itu membuat mereka harus melewati batas etika dan aturan yang dibuat oleh perusahaan besar serta pemerintah.

Dapatkan buku The Upstarts di sini

The Airbnb Story: How Three Ordinary Guys Disrupted an Industry, Made Billions and Created Plenty of Controversy

The Airbnb Story

Sumber gambar: Twitter

Berbeda dengan buku The Upstarts yang membahas tentang Uber, Airbnb, hingga startup transportasi online asal Cina Didi Chuxing, The Airbnb Story ini hanya menceritakan kisah trio founder Airbnb, yaitu Brian Chesky, Joe Gebbia, dan Nathan Blecharczyk. Buku ini merupakan buah karya seorang editor dari Fortune, Leigh Gallagher.

Gallagher mengisahkan bagaimana layanan berbagi tempat tinggal tersebut menghadapi banyak sekali tantangan sejak awal berdiri. Mulai dari kesulitan mencari investor, persaingan dari Rocket Internet, hingga rintangan terkait aturan pemerintah yang melarang operasional mereka di berbagai kota. Beruntung, sejauh ini mereka tampak berhasil melewati semua hambatan tersebut.

Hal yang paling menarik dari buku ini adalah kesimpulan Gallagher kalau kunci sukses Airbnb sebenarnya adalah kecocokan kepribadian dari ketiga founder. Jiwa kepemimpinan Chesky, sikap perfeksionis Gebbia, dan pola pikir bisnis yang dimiliki sang CTO Blecharczyk, seperti menjadi sebuah kesatuan yang benar-benar sempurna.

Dapatkan buku The Airbnb Story di sini

The Everything Store: Jeff Bezos and the Age of Amazon

The Evrything Store

Sumber gambar: Medium

Serupa dengan buku The Upstarts, The Everything Store juga merupakan buah karya jurnalis Bloomberg, Brad Stone. Dalam buku ini, ia menceritakan secara lengkap tentang perjalanan e-commerce raksasa Amazon sejak sangat dini. Dalam buku ini pun terungkap bagaimana Amazon merupakan buah dari sebuah kerja keras, bukan kesuksesan yang instan.

Sang pendiri Amazon, Jeff Bezos, harus memulai dengan meminjam uang US$100 ribu (sekitar Rp1,3 miliar) dari orang tuanya. Ketika mulai beroperasi, para karyawan pun harus bekerja siang dan malam, hingga tak jarang mereka harus tidur di kantor. Seorang pegawai Amazon bahkan tidak menyadari kalau ia telah memarkir mobilnya terlalu lama di suatu tempat, dan ia baru mengetahui hal tersebut setelah mobil tersebut dijual oleh pemerintah kota di pasar lelang.

Stone pun menjelaskan bagaimana Amazon kemudian bertransformasi dengan memproduksi perangkat pembaca e-book bernama Kindle, serta menghadirkan layanan cloud Amazon Web Services (AWS). Saat ini, AWS pun telah menjadi penyumbang keuntungan besar bagi bisnis Amazon.

Ingin mempunyai buku The Everything Store? Dapatkan di sini

The Perfect Store: Inside eBay

The Perfect Store

Sumber gambar: Amazon

Serupa dengan The Everything Store, buku The Perfect Store ini pun mengisahkan salah satu perusahaan e-commerce terbesar asal Amerika Serikat, yaitu eBay. Di Indonesia sendiri, eBay telah membuat perusahaan patungan dengan Telkom yang bernama Blanja.

Dalam buku ini, sang penulis Adam Cohen menceritakan bagaimana eBay berdiri pada tahun 2001 dan langsung menggerakkan komunitas pedagang untuk bergabung dengan mereka. Tak hanya berusaha menggali kisah eBay dari sisi sang pendiri, Cohen pun turut mewawancarai para pengguna yang menjual barang lewat eBay, dan meminta pendapat mereka tentang sisi positif dan negatif dari platform tersebut.

Tertarik dengan buku The Perfect Store? Dapatkan di sini

How Google Works

How Google Works

Sumber gambar: Jordan Longhi

Bicara tentang Google, mungkin banyak orang yang langsung mengingat dua Founder Larry Page dan Sergey Brin. Namun di balik kedua tokoh berlatar belakang teknis tersebut, Google sebenarnya juga mempunyai tokoh penting yang berlatar belakang bisnis, yaitu Eric Schmidt dan Jonathan Rosenberg.

Sebelum bergabung dengan Google, keduanya merupakan eksekutif bisnis berpengalaman di Silicon Valley. Namun setelah berada di dalam Google, mereka justru belajar banyak sekali hal tentang manajemen yang tidak mereka temukan di perusahaan lain. Hal inilah yang kemudian mereka ungkapkan dalam buku How Google Works ini.

Dalam buku ini, kamu bisa menemukan bagaimana pola kerja di perusahaan internet raksasa tersebut, bagaimana mereka merekrut karyawan, serta bagaimana mereka menghadapi persaingan. Kamu pun bisa mengetahui bagaimana Google mengombinasikan para ahli di bidang teknis dan bisnis, hingga bisa membuat layanan yang menghasilkan banyak sekali uang.

Dapatkan buku How Google Works di sini


Apakah kamu memiliki rekomendasi buku startup dan entrepreneurship menarik lainnya yang ingin diulas melalui rubrik ini? Sampaikan di kolom komentar.

(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

The post Kumpulan Buku Startup dan Entrepreneurship Pilihan Minggu Ini 29 April 2017 appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Entrepreneur Life