Mantan VP GO-FOOD Berambisi Hubungkan Konsumen dan Pebisnis lewat Aplikasi Chat OY!


Founder: Jesayas Ferdinandus, Jan Kristanto
Industri: Aplikasi chat sekaligus concierge app untuk bisnis
Status Pendanaan: Pre-series A dari Syailendra Asia

  • OY! merupakan aplikasi chatting “all-in-one” untuk memudahkan pelanggan dalam mencari, menemukan, dan berinteraksi dengan sejumlah pelaku bisnis di sekitar pengguna.
  • Ke depannya OY! juga dilengkapi dengan fungsi ulasan, fitur linimasa, serta fungsi pembayaran yang rencananya akan mulai diperkenalkan November 2017.
  • Saat ini, OY! sedang dalam proses menjalin kerja sama dengan perusahaan penghasil produk lokal seperti JAPFA, Mahadya, dan Wings. OY! juga mengupayakan kemitraan dengan sejumlah layanan jasa telekomunikasi, perusahaan asuransi, dan jasa keuangan lainnya.

button ulasan startup


Ikut berkecimpung membesarkan layanan GO-FOOD di Indonesia tampaknya memberi banyak pengalaman seputar peluang dunia komersil dan bisnis bagi Jesayas Ferdinandus, Founder sekaligus CEO dari aplikasi OY!.

Ditemui dalam peluncuran perdana produk aplikasinya pada 27 September 2017 kemarin, pria yang sempat menjabat sebagai VP GO-FOOD selama lebih dari dua tahun ini menuturkan sebuah ambisi yang cukup besar, yakni menyediakan segala kebutuhan komunikasi dan pembayaran komersial ke dalam satu layanan aplikasi mobile.

Ambisi besar yang bisa dibilang sama sekali tidak mudah ini akan dia upayakan lewat kemudahan interaksi chatting yang tercermin dari nama Oy!, sebuah kalimat sapaan informal yang mudah dipahami orang dari berbagai penjuru belahan dunia.

OY! | Photo 1

Aplikasi chatting lokal untuk segala kebutuhan

Jesayas menjabarkan OY! sebagai aplikasi chatting “all-in-one” untuk memudahkan pelanggan dalam mencari, menemukan, dan berinteraksi dengan sejumlah pelaku bisnis di sekitar pengguna. Jesayas sendiri mendefinisikan OY! sebagai layanan chat yang mirip seperti LINE, WhatsApp, Kakaotalk, dan lainnya.

“Ide kami adalah menyediakan segalanya dalam satu aplikasi, mulai dari mengobrol bersama teman-teman, membuat janji dengan dokter gigi, membeli tiket pesawat terbang, membayar tagihan, request lagu di radio, atau berbicara dengan layanan pelanggan untuk mengecek asuransi,” jelas pria jebolan University of Illinois tersebut.

Lewat aplikasi chatting OY!, pengguna dapat mengontak sejumlah akun bisnis makanan, tempat fitnes, salon kecantikan, serta lima belas kategori bisnis lokal lain yang terdapat di dalamnya.

Untuk mengembangkan aplikasi chatting ini Jesayas bersama Founder OY! lainnya melibatkan sejumlah tenaga engineer yang memiliki berbagai latar belakang teknologi, mulai dari aggregrator berita, layanan pemesanan kursi, jasa, dan lain-lain. Jabatan pengembangan Product and Business OY! Indonesia sendiri dipegang oleh Mario Nicolas, mantan Product Manager Kakao dan Path yang juga sempat bergabung dengan Grab.

OY! App | Screenshot

Bersaing dengan membawa kelebihan “hyperlocal”

Dari segi konsep, fokus menjembatani pelaku bisnis yang digeluti OY! mirip dengan fungsi layanan aplikasi concierge virtual (seperti PomonaGoToMall, dan Shopkick), namun tanpa dilengkapi fitur reward dan semacamnya.

Di samping itu, fungsi tersebut juga membuat OY! bersaing dengan tren penggunaan chatbot dan akun bisnis (seperti Line@) yang belakangan ini semakin banyak digunakan pelaku bisnis untuk berinteraksi dengan konsumen mereka.

Meskipun demikian, Jesayas optimistis pengembangan OY! ke depannya akan menciptakan nilai lebih yang membuatnya unik dan berbeda dibandingkan platform lain. Tidak hanya membatasi interaksi penggunanya kepada aktivitas chatting saja, ke depannya OY! juga dilengkapi dengan fungsi ulasan, fitur linimasa, serta fungsi pembayaran yang rencananya akan mulai diperkenalkan November 2017.

OY! | Photo 2

Jesayas sendiri ingin meringkas berbagai fungsi yang dimiliki beberapa aplikasi lainnya seperti Zomato, Path, Instagram, dan lain-lain. OY! berharap bisa menjadi aggregator untuk segala macam kebutuhan agar penggunanya tidak perlu lagi menggunakan banyak aplikasi di saat yang bersamaan.


Meskipun perusahaannya terbilang masih baru, namun OY! sendiri telah mengantongi pendanaan pre-series A dari perusahaan investasi, Syailendra Asia dengan besaran nilai yang tidak disebutkan.

Jesayas mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang berada dalam proses menjalin kerja sama dengan perusahaan penghasil produk lokal seperti JAPFA, Mahadya, dan Wings. Di samping itu, ia juga mengupayakan kemitraan dengan sejumlah layanan jasa telekomunikasi, perusahaan asuransi, dan jasa keuangan lainnya.

Dengan ambisi besarnya menjadi aplikasi chatting yang menghubungkan pelaku bisnis dan konsumen di Indonesia, cukup menarik untuk melihat bagaimana perkembangan pengadopsian OY! ke depannya.

(Diedit oleh Septa Mellina)

The post Mantan VP GO-FOOD Berambisi Hubungkan Konsumen dan Pebisnis lewat Aplikasi Chat OY! appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi