Pengguna UrbanAce Bisa Cari Properti secara Online Sekaligus Jadi Agen


Founder: Ronny Wuisan, Andy Zain, Andoko Chandra
Industri: platform pemasaran properti online
Status pendanaan: telah mendapatkan pendanaan seed funding

  • UrbanAce didirkan demi memberikan customer journey online to offline yang lebih baik kepada para penggunanya. Salah satunya dengan mengusung sistem sharing economy sebagai daya tarik utama.
  • Mereka menciptakan platform Ambassador Network, di mana setiap orang bisa bergabung menjadi “agen properti” dalam jaringan UrbanAce dan ikut menjual properti dari mana saja.

button ulasan startup


Menjadi salah satu pengurus dalam sebuah organisasi broker properti di Jakarta rupanya memberikan perspektif menarik bagi Ronny Wuisan. CEO dari startup UrbanAce itu pada Februari 2018 lalu turut berpartisipasi dalam Clapham StartupFest 2018.

Menurut pria yang telah berkecimpung di bidang pemasaran properti sejak tahun 2010 ini, pemasaran properti di Indonesia selama beberapa tahun seolah-olah terbagi dalam dua “alam” yang berbeda. Dua tempat yang dimaksud yaitu pemasaran secara online dan offline alias konvensional.

Sebelum UrbanAce dicetuskan, Ronny yakin batasan tersebut secara perlahan-lahan akan melebur seiring dengan semakin tingginya pemanfaatan teknologi internet di masyarakat. Apalagi kinerja sektor properti yang terus menggeliat naik dari waktu ke waktu.

“Dengan perubahan perilaku konsumen dan teknologi digital yang terus berkembang, saya melihat diperlukan sistem baru yang bisa mengintegrasikan customer journey di online dan customer services di offline secara mulus dan berkesinambungan.

 

Tekad untuk menghadirkan proses integrasi O2O yang lebih efisien

Ronny menjelaskan bahwa salah satu tujuan awal pendirian UrbanAce adalah untuk memberikan customer journey online to offline (O2O) yang lebih baik kepada para penggunanya. Salah satunya dengan mengusung sistem sharing economy sebagai daya tarik utama.

Menurutnya, sampai hari ini belum banyak perusahaan properti (lokal) yang bisa mengintegrasikan pengalaman pemasaran O2O ini secara user friendly, sustainable, dan profitable. Untuk itu, pihaknya menawarkan layanan yang serba terintegrasi, mulai dari sistem pemantauan dashboard, bantuan penjualan oleh agen, dan sebagainya.

“Saya melihat begitu banyak kejadian, data, informasi, kesalahan, pembelajaran yang tidak ditangkap karena sistem yang terpisah antara online dan offline. Di sinilah saya melihat peluang bagi UrbanAce untuk menghadirkan solusi pemasaran real estate secara O2O.”

Sejak mulai beroperasi di akhir 2016, startup yang dibangun Ronny bersama Andy Zain (Managing Director Kejora Ventures) dan Andoko Chandra telah mendapatkan investasi kategori seed funding dari beberapa investor pribadi.

Dalam perkembangannya selama dua tahun terakhir, UrbanAce mengaku telah memiliki lebih dari 600 orang anggota, dengan jumlah pendapatan mencapai Rp12 miliar di tahun 2017.

Manfaatkan sharing economy untuk rekrut agen pemasaran properti

UrbanAce menawarkan solusi pemasaran properti secara online to offline, sekaligus memberikan platform agar siapa pun bisa berpartisipasi menjadi broker properti lewat program bernama Ambassador Network.

Ambassador Network merupakan istilah bagi “agen properti” yang telah terdaftar di UrbanAce. Dengan program tersebut, kamu bisa bergabung dengan jaringan UrbanAce dan ikut menjual properti dari mana saja.

Di samping Ambassador Network, UrbanAce juga memberikan beberapa layanan yang umumnya kita jumpai di startup portal pemasaran properti seperti:

  • Slot beriklan bagi pemilik properti untuk menjajakan hunian rumah atau apartemen ke dalam dua kategori, yakni Jual dan Sewa.
  • Listing proyek properti terbaru dari beberapa nama developer terkemuka, lengkap dengan fitur unduhan brosur, galeri foto, profil singkat, serta kontak alamat yang bisa dikunjungi.

Di ranah startup Indonesia, UrbanAce bersaing dengan beberapa kompetitor dari ranah portal properti online lain seperti Rumah123, Rumah.com, Lamudi, UrbanIndo, dan sebagainya.

Untuk tahun 2018, UrbanAce sedang mengupayakan fokus untuk meningkatkan traksi baik dari segi pengguna, listing properti, dan peserta program Ambassador lewat kegiatan promosi seperti event dan pemasaran digital.

Ronny percaya dengan berfokus kepada pemberian solusi customer journey di ranah O2O properti (serta konsep economic sharing yang diusungnya), UrbanAce bisa memosisikan dirinya lebih dari sekadar solusi platform pemasaran belaka.

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

This post Pengguna UrbanAce Bisa Cari Properti secara Online Sekaligus Jadi Agen appeared first on Tech in Asia.

The post Pengguna UrbanAce Bisa Cari Properti secara Online Sekaligus Jadi Agen appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi