PrivatQ, Aplikasi Pemesanan Guru Privat dari Yogyakarta


Founder: Ikhwan Catur Gunawan
Industri: Ed-tech (pemesanan guru privat)
Status pendanaan: Angel investment

  • PrivatQ merupakan platform yang memungkinkan siswa di bangku SD hingga SMA bisa menggunakan situs dan aplikasi mobile yang mereka sediakan untuk mencari dan memesan jasa para guru privat.
  • Saat ini, telah ada sekitar enam ratus guru privat yang ada di platform mereka. Empat ratus di antaranya berada di Yogyakarta, sedangkan sisanya berada di Solo

button ulasan startup


    Sejak bangku SMA, Ikhwan Catur Rahmawan telah menunjukkan ketertarikannya terhadap dunia pendidikan. Saat itu, ia telah mulai mengajar privat kepada beberapa siswa di kota asalnya, Yogyakarta. Hal tersebut pun berlanjut setelah Ikhwan kuliah di program D3 Pajak Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN).

“Setelah masuk STAN di tahun 2013, saya pun dipercaya untuk menjadi Marketing Manager sebuah lembaga bimbingan mengajar mulai tahun 2015 hingga 2017,” tutur Ikhwan kepada Tech in Asia Indonesia.

Selepas lulus dari STAN, kecintaan Ikhwan terhadap dunia pendidikan tidak kunjung pudar. Ia pun memutuskan untuk membuat sebuah startup yang bisa menghubungkan para siswa dengan tenaga pengajar privat berkualitas, yang bernama PrivatQ.

Untuk membangun startup tersebut, ia pun mengajak Asep Suryana, teman yang telah ia kenal sejak SMA. Asep sendiri merupakan bagian dari tim pengembangan produk di startup agregator berita Baca, selama setahun terakhir.

Telah miliki enam ratus guru privat di Yogyakarta dan Solo

PrivatQ Aplikasi | Screenshot

PrivatQ sendiri merupakan platform yang serupa dengan RuangGuru. Para siswa di bangku SD hingga SMA bisa menggunakan situs dan aplikasi mobile yang mereka sediakan untuk mencari dan memesan jasa para guru privat. Para siswa tersebut pun bisa menentukan materi pelajaran yang mereka inginkan, mulai dari Matematika hingga bahasa Inggris.

Saat ini, telah ada sekitar enam ratus guru privat yang ada di platform mereka. Empat ratus di antaranya berada di Yogyakarta, sedangkan sisanya berada di Solo. Ke depannya, PrivatQ juga berniat untuk hadir di kota-kota lain seperti Jakarta, Semarang, Malang, dan Surabaya.

“Semenjak saya mengajar privat di bangku SMA, saya melihat beberapa masalah dalam bisnis ini. Seperti sulitnya mencari guru privat pengganti apabila seorang guru tiba-tiba tidak bisa mengajar, atau sulitnya seorang siswa mencari guru privat secara mendadak,” jelas Ikhwan.

Resmi diluncurkan pada tanggal 17 September 2017 yang lalu, Ikhwan mengaku bahwa pihaknya telah mendapat pendanaan dari sejumlah angel investor yang tidak bisa disebutkan namanya. Mereka pun telah memiliki belasan anggota tim untuk menjalankan operasional.

“Adapun terkait monetisasi, kami melakukannya dengan skema bagi hasil antara PrivatQ dengan mitra tenaga pengajar,” tutur Asep.

Sediakan sistem pemesanan dengan telepon dan SMS

PrivatQ | Screenshot

Menurut Ikhwan, tantangan terbesar yang dihadapi oleh PrivatQ saat ini adalah banyaknya masyarakat yang belum mengerti cara memesan tenaga pengajar secara online. Itulah mengapa mereka akan melakukan berbagai kampanye pemasaran dan mengadakan sejumlah acara di daerah untuk menjangkau para siswa dan orang tua.

“Selain itu, kami sadar bahwa aplikasi teknologi belum dapat diterapkan dengan baik saat ini. Oleh karena itu, kami pun menghadirkan sistem pemesanan konvensional dengan telepon atau SMS,” ujar Asep.

Terkait persaingan dengan startup serupa, Asep mengaku kalau pihaknya akan mengandalkan sistem pemesanan yang cepat, serta menjalin kerja sama dengan beberapa mitra potensial.

(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

The post PrivatQ, Aplikasi Pemesanan Guru Privat dari Yogyakarta appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi