Rumah.com Klaim Telah Kuasai Setengah Pangsa Pasar Marketplace Properti Tanah Air


Ikhtisar
  • Chief Marketing Officer PropertyGuru Group Bjorn Sprengers menyatakan klaim tersebut setelah membandingkan jumlah kunjungan pengguna Rumah.com dibanding kompetitor lain di tanah air.
  • Dibanding meningkatkan jumlah listing properti di platform Rumah.com, mereka lebih berusaha meningkatkan kualitas dari properti yang terdaftar.
  • Upaya peningkatan kualitas listing dilakukan dengan beberapa cara, antara lain mengintegrasikan teknologi AI agar bisa memberikan rekomendasi yang lebih tepat kepada pengguna.

Pada 4 April 2018 lalu, jaringan marketplace properti online PropertyGuru mengumumkan telah mengganti logo, sekaligus melengkapi platform mereka dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pembaruan ini berlaku untuk semua anak perusahaan ProperyGuru, termasuk Rumah.com yang beroperasi di Indonesia.

“Dalam membangun bisnis, kami mempunyai tiga pilar utama, yaitu kepercayaan, kenyamanan, dan harga yang terjangkau. Pembaruan ini kami tujukan untuk meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan pengguna,” ujar Chief Marketing Officer PropertyGuru Group, Bjorn Sprengers.

“Sedangkan untuk masalah harga properti, kami sejak dahulu memang telah menyediakan properti dari harga yang murah hingga harga yang mahal.”

Dengan teknologi kecerdasan buatan yang mereka hadirkan, PropertyGuru mengaku bisa mengenali jenis properti seperti apa yang kamu cari. Mereka pun bisa menampilkan daftar properti yang sesuai.

“Dengan begitu, setiap pengguna akan merasakan pengalaman yang berbeda ketika mereka mengakses platform kami. Semakin sering mereka mengakses (platform kami), maka semakin spesifik dan akurat solusi yang kami berikan,” tambah Sprengers.

Fokus pada kualitas properti, bukan kuantitas

Rumah.com | Screenshot

Saat ini, platform Rumah.com mengaku telah mempunyai lima juta pengguna yang mengunjungi platform mereka setiap bulan. Sedangkan dalam hal jumlah listing properti, mereka kini memiliki lebih dari 300.000 listing, hasil kerja sama dengan lebih dari 300 developer dan sekitar 10.000 agen properti.

Jumlah listing Rumah.com memang bukan yang terbanyak di Indonesia. Di atas mereka ada UrbanIndo yang baru diakuisisi oleh 99.co dan mengklaim mempunyai 1,2 juta listing. Ada juga Rumah123 yang mengaku memiliki lebih dari 800.000 listing.

Seperti sadar akan hal tersebut, Sprengers menyatakan pihaknya memang lebih fokus pada kualitas dari listing properti yang tampil di platform mereka, bukan pada kuantitas.

Apabila kami menemukan sebuah listing dengan foto yang tidak sesuai, maka kami tidak segan-segan untuk menurunkan listing tersebut,

Bjorn Sprengers,
Chief Marketing Officer PropertyGuru Group

Itulah mengapa PropertyGuru memilih untuk menghadirkan teknologi baru seperti kecerdasan buatan yang fokus pada peningkatan kenyamanan pengguna, bukan untuk meningkatkan jumlah listing. Mereka pun mempunyai beberapa rencana lain untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, seperti menjalin kerja sama dengan bank dalam hal pemberian kredit pemilikan rumah (KPR).

Demi menjaga misinya sebagai perusahaan teknologi, PropertyGuru mengaku belum punya niatan untuk mengubah model bisnis menjadi agen properti online.

Klaim kuasai setengah pangsa pasar marketplace properti online tanah air

Ilustrasi properti

Bila jumlah listing bukanlah hal utama dalam menentukan siapa marketplace terbaik di Indonesia, lalu apa parameter terbaik untuk menentukan hal tersebut? Menurut Sprengers, ia lebih memilih untuk menggunakan perhitungan pangsa pasar (market share).

Untuk menghitung hal tersebut, ia menggunakan platform pihak ketiga seperti SimilarWeb untuk mencari tahu jumlah pengunjung dari marketplace properti online lain di Indonesia, serta berapa lama mereka menghabiskan waktu di platform tersebut. Setelah itu, ia membandingkan angka tersebut dengan jumlah kunjungan yang diterima PropertyGuru.

Menurut perhitungan kami, PropertyGuru telah menguasai lebih dari lima puluh persen market share di Indonesia.

Bjorn Sprengers,
Chief Marketing Officer PropertyGuru Group

Selain itu, Sprengers juga memperhitungkan tingkat kepuasan pengguna di platform mereka, serta berapa banyak pengguna yang menghubungi (mengirim inquiry kepada) developer dan agen yang bekerja sama. Saat ini, Sprengers mengatakan Rumah.com bisa memfasilitasi 500.000 inquiry setiap bulan.

Untuk meningkatkan hal tersebut, pada awal tahun 2018 ini mereka pun telah menunjuk Marine Novita sebagai Country Manager baru dari Rumah.com. Mantan General Manager OLX Indonesia yang sempat aktif di Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) tersebut diharapkan bisa terus menjaga apa yang telah dicapai Rumah.com hingga saat ini.

“Kami percaya bahwa apabila kami bisa menghadirkan produk yang memuaskan, maka pengguna dan pendapatan pun akan datang dengan sendirinya.”

Di Indonesia sendiri, PropertyGuru sebenarnya mempunyai dua buah situs, yaitu Rumah.com dan RumahDijual. Mereka harus berhadapan dengan beberapa marketplace lain yang juga merupakan bagian dari grup besar, seperti Rumah123 (bagian dari iProperty), Lamudi, serta UrbanIndo (bagian dari 99.co).

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

This post Rumah.com Klaim Telah Kuasai Setengah Pangsa Pasar Marketplace Properti Tanah Air appeared first on Tech in Asia.

The post Rumah.com Klaim Telah Kuasai Setengah Pangsa Pasar Marketplace Properti Tanah Air appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi