Startup Kesehatan Alodokter Terima Investasi Rp121,9 Miliar yang Dipimpin SoftBank


Ikhtisar
  • Alodokter mendapat pendanaan Seri B senilai US$9 juta (sekitar Rp121,9 miliar) yang dipimpin oleh SoftBank Venture Korea dan diikuti oleh sejumlah investor.
  • Dana segar ini rencananya akan mereka gunakan untuk mengembangkan ekosistem layanan kesehatan terintegrasi.
  • Dengan Alodokter, kamu bisa melakukan tanya jawab dengan dokter, serta membaca informasi dan artikel kesehatan.

Pada tanggal 10 November 2017 kemarin, startup kesehatan Alodokter mengumumkan bahwa mereka telah mendapat pendanaan Seri B senilai US$9 juta (sekitar Rp121,9 miliar) yang dipimpin oleh SoftBank Venture Korea. Investor mereka sebelumnya, seperti Golden Gate Ventures dan Feng He, juga turut berpartisipasi dalam pendanaan ini.

Dana segar ini rencananya akan mereka gunakan untuk mengembangkan ekosistem layanan kesehatan terintegrasi, mulai dari layanan chat dengan dokter, pengelolaan dokumen medis, hingga pemesanan layanan kesehatan offline seperti mengatur jadwal bertemu dengan dokter.

Ini adalah investasi ketiga yang diterima Alodokter hingga saat ini. Di tahun 2016, mereka juga telah mendapat pendanaan Seri A senilai US$2,5 juta (sekitar Rp33,8 miliar) yang dipimpin oleh Golden Gate Ventures dan 500 Startups.

Alodokter CEO nathanael Faibis

CEO Alodokter, Nathanael Faibis

Alodokter sendiri merupakan startup kesehatan yang telah berdiri sejak tahun 2014. Lewat aplikasi mobile yang mereka sediakan, kamu bisa melakukan tanya jawab dengan dokter, serta membaca informasi dan artikel kesehatan. Saat ini, mereka mengklaim telah mempunyai 350 dokter yang tergabung dengan platform mereka, dan melayani pertanyaan 250 ribu pasien setiap bulannya.

Menurut Alodokter, layanan chat yang mereka miliki telah dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang bisa memudahkan dokter dalam menjawab pertanyaan. Layanan tersebut pun mendapat tanggapan yang positif dari masyarakat Indonesia.

Kami percaya gabungan teknologi AI dan jawaban dari dokter yang sebenarnya, merupakan masa depan dari layanan kesehatan online. Saat ini kami mengumpulkan database yang berisi interaksi pasien dengan dokter, dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Hal ini bisa menjadi keuntungan bagi kami dalam menyediakan layanan kesehatan digital yang baik

Nathanael Faibis,
CEO Alodokter

Di Indonesia sendiri telah ada layanan yang serupa dengan Alodokter, yaitu Halodoc. Pada bulan September 2016 yang lalu, Halodoc berhasil mendapat pendanaan Seri A sebesar US$13 juta (sekitar Rp176 miliar) dari Clermont Group, NSI Ventures, GO-JEK, dan Blibli. Mereka bahkan telah bekerja sama dengan GO-JEK untuk membuat layanan pengantaran obat GO-MED.

Menarik untuk ditunggu apakah Alodokter bisa memanfaatkan pendanaan ini untuk memenangkan persaingan dengan Halodoc di tanah air atau tidak.

(Diedit oleh Septa Mellina)

The post Startup Kesehatan Alodokter Terima Investasi Rp121,9 Miliar yang Dipimpin SoftBank appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi