7 Investor Terkemuka yang Akan Hadir di Tech in Asia Jakarta 2017

Seperti seorang manusia yang tidak bisa hidup tanpa orang lain, sebuah bisnis juga bukanlah sebuah padang pasir yang kosong tak berpenghuni. Benih-benih startup membutuhkan sokongan untuk berkembang. Cara mengembangkan bisnismu dapat dilakukan melalui networking dan melakukan kerja sama. Tapi melakukan hal ini tidaklah mudah, khususnya dalam menjalin hubungan antara investor dengan startup.

Namun, kamu tak perlu khawatir karena pada 1 dan 2 November mendatang, kami memberikan kesempatan tersebut di Tech in Asia Jakarta 2017! Di segmen Startup-Investor Speed Dating, kamu dapat bertemu dengan lebih dari 50 modal ventura (VC). Siapa saja investor yang akan hadir? Simak ulasannya berikut ini!


Venturra Capital

Venturra-Partner-Photo_black-White-720x481

Venturra Capital menyebut dirinya sebagai salah satu investor terbesar bagi bisnis tahap awal yang menyediakan alat teknologi bagi para konsumen dengan memanfaatkan internet. Sejumlah partner tergabung dalam tim Venturra di antaranya adalah, Stefan Jung, founder dari inkubator yang sangat sukses bernama Rocket Internet, serta Country Director Google Indonesia yang pertama, Rudy Ramawy. Venturra Capital telah berinvestasi pada startup-startup digital seperti Kfit, Zilingo, dan Carro.

Jumlah pendanaan: US$1 juta hingga US$5 juta (sekitar Rp13,5 miliar hingga Rp67,6 miliar)
Negara peminatan: Asia Tenggara
Industri vertikal: artificial intelligence (AI), fintech, logistik dan transportasi, marketplace dan platform, properti

Golden Gate Ventures

Screen-Shot-2015-07-29-at-0.18.31-720x345

Cerita di balik nama Golden Gate Ventures (GGV) tak hanya berhubungan dengan jembatan yang sangat terkenal di San Fransisco tersebut. Filosofi mereka adalah untuk menjadi jembatan antara para startup di Silicon Valley dengan startup yang berada di Asia. Metode tried-and-tested yang mereka terapkan bertujuan untuk mengembangkan aset yang dimiliki oleh startup tersebut dan menjadikannya fondasi yang kuat untuk bertahan di pasar Asia. Modal ventura ini telah membantu startup seperti Carousell dan MoneySmart sedari awal.

Jumlah pendanaan: US$500.000 hingga US$5 juta (sekitar Rp6,8 miliar hingga Rp67,6 miliar)
Negara peminatan: Indonesia, Hong Kong, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Vietnam, negara Asia Pasifik serta Asia Tenggara lainnya
Industri vertikal: AI, big data, crowdsourcing, e-commerce, fintech, gaya hidup, logistik dan transportasi, marketplace dan platform, SaaS

Gobi Partners

Gobi-Partners-750x360

Memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun dalam hal penanaman modal, Gobi Partners beranggapan bahwa berinvestasi pada sumber daya manusia (SDM) lebih penting dibandingkan startup. Sepanjang perjalanan mereka membangun portofolio, VC ini telah bekerja sama dengan beberapa startup di seluruh Asia, seperti Travelio dan Time Voyager.

Jumlah pendanaan: US$500.000 hingga US$20 juta (sekitar Rp6,8 miliar hingga Rp270,3 miliar)
Negara peminatan: Indonesia, negara tetangga di Asia Tenggara dan seluruh dunia
Industri vertikal: adtech, analytics, AI, big data, investasi, software produktivitas, teknologi pengenalan (recognition technology), sharing economy, SaaS, dan startup berpotensial lainnya

Spaze Ventures

Spaze-Ventures-750x365

Spaze Ventures, sesuai namanya, berambisi untuk meroketkan jumlah investasi startup pilihan mereka. Inkubator asal Singapura ini menawarkan investasi tahap awal (seed capital) dan mentorship bagi para startup. Mereka siap menambah startup dalam tahap yang paling awal, bahkan yang masih dalam tahap pematangan ide sekali pun, ke dalam portofolio mereka. Beberapa startup yang berada di bawah naungan mereka yaitu, Practicle dan Krib.

Jumlah pendanaan: US$50.000 hingga US$500.000 (sekitar Rp675 juta hingga Rp6,8 miliar)
Negara peminatan: Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam
Industri vertikal: enterprise solutions, fintech, general internet, general software, SaaS, dan startup berpotensial lainnya

Golden Equator Capital

Golden-Equator-Capital-750x358

Golden Equator Capital menaruh kepercayaan pada pengalaman dan strategi pemasaran yang jelas. Oleh sebab itu, tim profesional mereka akan mempersiapkan startup binaannya untuk jangka panjang, dibandingkan hanya memberikan pendanaan yang bersifat sementara. VC ini dapat membantu startup yang sedang bertumbuh dalam bidang teknologi dan pengembangan seperti, Glints, Vault Dragon, dan M17 Entertainment.

Jumlah pendanaan: US$1 juta hingga US$5 juta (sekitar Rp13,5 miliar hingga Rp67,6 miliar)
Negara peminatan: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan negara Asia Tenggara lainnya
Industri vertikal: AI, big data, e-commerce, fintech, marketplace dan platform

Quest Ventures

Quest-Ventures-750x375

Quest Ventures telah melebarkan sayapnya hingga ke seluruh ASEAN. Para investor dalam modal ventura ini akan menggali potensial terbaik dari startup naungannya dengan koneksi yang mereka miliki di China dan Asia Tenggara. Quest Ventures sudah berinvestasi di Cloudzen, StyleTheory, dan Eatsy.

Jumlah pendanaan: US$50.000 hingga US$1 juta (sekitar Rp675,8 juta hingga Rp67,6 miliar)
Negara peminatan: China, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, seluruh Asia Tenggara dan Asia Pasifik
Industri vertikal: adtech, pertanian, e-commerce, general internet, marketplace dan platform

Rakuten Ventures

saemin-ahn-tiasg2016

Rakuten Ventures, atau yang lebih dikenal secara global dengan nama Rakuten Group, telah memperluas penguasaannya atas sektor-sektor IT, fintech, dan mobilitas. VC ini akan membuat startup di tahap awal siap bersaing secara global dengan aset konglomerat yang mereka miliki. Di dalam daftar portofolio mereka, terdapat startup yang telah mendunia seperti Lyft dan Epic.

Jumlah pendanaan: hingga US$10 juta (sampai sekitar Rp135 miliar)
Negara peminatan: seluruh dunia
Industri vertikal: adtech, AI, big data, biotech, komputasi awan (Cloud Computing), tool bagi developer, software produktivitas


Temui mereka dan 43 investor lainnya sekaligus

Segmen Startup-Investor Speed Dating di Tech in Asia Jakarta 2017 masih memiliki 43 investor lainnya yang siap mendengarkan pitching produk milikmu. Melalui segmen ini, kamu tidak hanya dapat memperkaya relasi bisnis dengan para investor, tetapi juga berkesempatan untuk menerima pendanaan.

Untuk dapat berpartisipasi dalam Speed Dating, kamu harus memiliki tiket startup terlebih dahulu sebelum 19 Oktober 2017. Nah, kamu bisa mendapatkan potongan sebesar 10 persen dengan kode promo ‘tiajkt10‘ jika pembelian tiket startup dilakukan sebelum 13 Oktober.

TIA JKT 2017 | Button

Ssst, ini kesempatan terakhir kamu lo untuk mendapatkan diskon sebelum harganya naik!

(Diedit oleh Septa Mellina)

The post 7 Investor Terkemuka yang Akan Hadir di Tech in Asia Jakarta 2017 appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi