GO-JEK Jadi Peserta di Program Pembinaan Startup Google Launchpad Studio

Ikhtisar
  • Satu-satunya peserta startup dari Indonesia yang berpatisipasi dalam program Google Launchpad Studio adalah GO-JEK.
  • Program Launchpad Studio fokus pada startup besar yang telah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan machine learning.
  • Pada tahun 2018, program Google ini menyasar startup yang menjalankan bisnis di bidang finansial (fintech). GO-JEK sendiri tengah gencar mendorong perkembangan layanan pembayaran GO-PAY.
  • Launchpad Studio juga memutuskan menerima Axinan, sebuah startup asal Singapura yang didirikan oleh mantan Chief Technology Officer (CTO) Grab, Wei Zhu.

Pada tanggal 6 September 2018, Google mengumumkan deretan nama peserta yang akan bergabung dengan program pembinaan startup mereka, yaitu Launchpad Studio.

Program ini berbeda dengan Launchpad Accelerator yang merupakan rangkaian kegiatan bimbingan selama enam bulan untuk startup tahap awal di negara berkembang. Launchpad Studio justru fokus pada startup besar yang telah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan machine learning. Para peserta tidak serta merta mendapat pendanaan, namun mereka akan diberikan kesempatan kerja sama dengan para ahli bisnis dan AI dari Google.

Gelombang pertama dari Launchpad Studio sendiri telah dimulai pada bulan November 2017. Pada saat itu, Google fokus memilih startup yang berasal dari bisnis kesehatan (medtech). Dan untuk gelombang kedua, mereka lebih fokus pada startup yang menjalankan bisnis di bidang finansial (fintech).

Satu-satunya peserta startup dari Indonesia adalah GO-JEK, yang kini memang tengah gencar mendorong perkembangan layanan pembayaran GO-PAY. Pada akhir tahun 2017, mereka telah mengakuisisi tiga perusahaan fintech tanah air untuk mendukung pertumbuhan GO-PAY. Di tahun 2018 ini, mereka juga menjalin kerja sama dengan tiga startup fintech lain yang fokus pada bidang pemberian pinjaman.

Google sendiri merupakan salah satu investor di putaran pendanaan terbaru GO-JEK.

Selain GO-JEK, Launchpad Studio juga memutuskan menerima Axinan, sebuah startup asal Singapura yang menghadirkan layanan asuransi untuk pembelian barang di e-commerce. Uniknya, Axinan sendiri merupakan startup yang didirikan oleh mantan Chief Technology Officer (CTO) Grab, Wei Zhu, yang merupakan pesaing GO-JEK.

Selain itu turut bergabung juga perusahaan asal Jerman bernama Frontier Car Group. Mereka adalah perusahaan yang berada di balik startup BeliMobilGue di tanah air.

(Diedit oleh Fairuz Rana Ulfah)

This post GO-JEK Jadi Peserta di Program Pembinaan Startup Google Launchpad Studio appeared first on Tech in Asia.

The post GO-JEK Jadi Peserta di Program Pembinaan Startup Google Launchpad Studio appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi