Platform Pencarian Pekerja Temporer Helpster Raih Pendanaan Pra Seri A


Ikhtisar
  • Helpster mengumumkan telah menerima dana sebesar US$2,5 juta (sekitar Rp33,9 miliar) dari putaran pendanaan yang dipimpin oleh Mojo Partners dan Wavemaker.
  • Dana tersebut akan dipergunakan untuk pengembangan produk serta peningkatan penjualan, khususnya di Thailand dan Indonesia yang menjadi pasar utamanya.

Pada 12 Desember 2017, platform untuk mencari pekerja serabutan Helpster mengumumkan telah mendapat pendanaan Pra Seri A sebesar US$2,5 juta (sekitar Rp33,9 miliar). Investasi ini dipimpin oleh Mojo Partners dan Wavemaker, serta diikuti oleh para investor mereka sebelumnya.

Hingga saat ini Helpster telah mendapatkan investasi sebesar US$5 juta (sekitar Rp67,7 miliar). Dana segar ini rencananya akan mereka gunakan untuk pengembangan produk dan peningkatan penjualan.

Helpster merupakan aplikasi buatan startup asal Thailand memudahkan kamu untuk mencari pekerja serabutan pada lokasi dan rentang waktu tertentu. Para pekerja tersebut bisa diminta untuk mengerjakan berbagai tugas, seperti mengatur barang di gudang, mencuci piring di restoran, melakukan aktivitas promosi, hingga membantu sebuah event organizer menyelenggarakan acara.

Kamu juga bisa mendaftar sebagai seorang pekerja serabutan. Setelah mendaftar, Helpster akan memasangkan kamu dengan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan. Apabila kamu terpilih untuk mengerjakan pekerjaan tersebut, kamu bisa langsung melakukannya dan melaporkan hasil pekerjaan tersebut lewat aplikasi mobile.

Helpster | Screenshot

Asal mula Helpster

Startup ini didirikan pada Januari 2016 silam oleh Matthew Ward bersama John Srivorakul, yang kini menjadi Global CTO. Mereka kemudian meluncurkan aplikasi Helpster pada April 2016.

Matthew dan John sebelumnya pernah mendirikan sebuah startup periklanan bernama Admax, yang kemudian diakuisisi oleh Komli. John sendiri pernah menjadi founder dari Ensogo (telah diakuisisi Living Social), Ardent Capital, serta membangun aCommerce bersama saudaranya Paul dan Tom Srivorakul. Paul dan Tom pun turut berinvestasi dan menjadi penasihat di Helpster.

Indonesia sebagai salah satu pasar utama

Helpster telah memiliki sekitar enam puluh karyawan di Indonesia dan Thailand, yang merupakan dua pasar utama mereka saat ini. Setiap bulannya, mereka mengaku telah berhasil membantu ribuan pekerja untuk mendapatkan pekerjaan temporer di kedua negara tersebut.

Beberapa perusahaan yang telah memanfaatkan Helpster untuk mencari pekerja temporer di tanah air adalah Ismaya Group, Lazada, dan Union Group.

Saat ini telah ada beberapa layanan di tanah air yang serupa dengan Helpster, seperti YesJob dan Rob’s Jobs. Mereka pun secara tidak langsung akan bersaing dengan marketplace jasa seperti Beres dan Sejasa yang kini telah bisa menghadirkan penyedia jasa untuk berbagai jenis pekerjaan.

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

The post Platform Pencarian Pekerja Temporer Helpster Raih Pendanaan Pra Seri A appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi