skip to Main Content

7 Startup yang Berhasil Masuk dalam Program GnB Accelerator Batch Keempat

Pada Juni 2018 lalu, program akselerator besutan Fenox VC1 bersama dengan Infocom Corporation, GnB Accelerator, telah mengumumkan tujuh startup yang akan mengikuti batch keempat selama Juli-September 2018. Program ini kembali dihadirkan sebagai bentuk komitmen GnB Accelerator dalam mendukung kemajuan ekosistem startup di Indonesia.

Sama seperti penyelanggaraan di batch sebelumnya, ketujuh startup terpilih ini akan mengikuti serangkaian kegiatan mentorship dan training selama tiga bulan dengan sejumlah pakar dan mentor pilihan. Masing-masing startup juga akan mendapat investasi sebesar US$50.000 (sekitar Rp720 juta) dan akses ke fasilitas co-working space.

Menurut Kentaro Hasimoto selaku Program Manager GnB Accelerator, ada jarak yang cukup lebar saat ini antara startup besar dengan startup baru ataupun menengah di Indonesia. Dengan keberadaan program GnB Accelerator yang berkesinambungan, pihaknya berharap mampu menghasilkan startup yang kuat dan berkualitas melalui solusi-solusinya.

Kemajuan ekosistem startup di Indonesia terus kami dukung melalui program GnB Accelerator sebagai wadah akselerasi, mentoring dan pendanaan bagi para startup.

Kentaro Hasimoto,
Program Manager GnB Accelerator

Adapun pada penyelenggaraan batch keempat ini, GnB Accelerator memilih startup dari berbagai latar belakang yang berbeda, masing-masing dengan keunikan model bisnis dan produk yang potensial. Berikut adalah daftar tujuh startup yang mengikuti program GnB Accelerator batch keempat.


Infra Digital

Infra Digital | Screenshot

Infra Digital menyediakan platform yang menjembatani penyedia jasa dengan aplikasi pembayaran online di Indonesia. Infra Digital membantu pelaku bisnis tradisional untuk mengimplementasikan proses automasi penagihan dan penyaluran pembayaran.


Matakota

Matakota | Screenshot

Matakota merupakan aplikasi smart city yang memungkinkan masyarakat dan pemerintah memasukkan berbagai macam informasi. Kamu bisa berbagi informasi seputar kemacetan lalu lintas, kejadian bencana alam, tindak kriminal, informasi anak hilang, dan sebagainya.

Aplikasi Matakota juga dilengkapi dengan fitur Panic Button yang bisa digunakan pengguna untuk memanggil aparat terkait ketika menghadapi situasi berbahaya.


Populix

Populix merupakan startup yang membangun database responden di seluruh Indonesia. Database ini digunakan oleh perusahaan, lembaga masyarakat, pemerintah, akademisi, ataupun institusi lainnya.

Data yang tertampung dapat digunakan untuk keperluan riset, pemasaran, atau pengujian produk, sehingga bisa dimanfaatkan demi penentuan keputusan serta strategi yang lebih tepat bagi setiap penggunanya.


Bookslife

Co-founder Bookslife, Ardianto Agung (kiri).

Bookslife adalah layanan penerbitan buku alternatif bagi para penulis dalam bentuk aplikasi dan situs web. Pembelian buku di Bookslife bisa kamu lakukan per bagian dengan harga mulai Rp5.000. Bookslife juga memberikan beberapa fasilitas kepada penulis, seperti proses pengeditan, pembuatan layout, dan pengerjaan desain sampul.

Saat ini Bookslife sudah menambahkan metode baru untuk pembayaran di platform miliknya, yakni dengan menggunakan Google Wallet. Melalui Google Wallet, pembelian buku di Bookslife bisa dilakukan dengan cara potong pulsa seluler atau terlebih dahulu membeli voucer Google Play di sejumlah minimarket.


Playable Kids

Playable Kids | Screenshot

Playable Kids merupakan aplikasi yang menyediakan konten digital berupa game edukatif ataupun video pembelajaran interaktif. Playable Kids juga menyediakan fitur sistem manajemen sekolah dan kendali konten untuk membantu para orang tua memonitor perkembangan anak di sekolah.


Homade

Menu makanan Homade | Photo

Homade merupakan startup yang menyediakan layanan katering untuk kebutuhan business to business (B2B) melalui situs web dan aplikasi. Mereka memiliki dua mitra, yaitu para ibu sebagai juru masak dan food assembly atau hub.

Untuk menjaga kualitas makanan, Homade telah menentukan menu makanan dan bahan yang diperlukan. Mitra hanya perlu memasak bahan baku yang sudah disediakan Homade sesuai instruksi.


Ikigai

Toga | Ilustrasi

Sumber gambar: Ribttes

Ikigai adalah portal rekrutmen mahasiswa yang menghubungkan mahasiswa ASEAN dengan universitas di seluruh dunia. Ikigai memiliki misi untuk memberdayakan siswa dalam memilih pendidikan, melalui pilihan studi yang transparan, interaktif dan cocok dengan psikologi siswa.


  • Fenox VC menanamkan investasi di Tech in Asia. Baca halaman etika kami untuk informasi lebih lanjut.↩

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

This post 7 Startup yang Berhasil Masuk dalam Program GnB Accelerator Batch Keempat appeared first on Tech in Asia.

The post 7 Startup yang Berhasil Masuk dalam Program GnB Accelerator Batch Keempat appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi

Back To Top