Startup Ini Raih Pendanaan Hingga Rp1,3 Triliun berkat Teknologi Scan Kartu Nama


Ikhtisar
  • Sansan, startup asal Jepang yang mengembangkan teknologi scan kartu nama untuk perangkat mobile, telah memperoleh pendanaan sejumlah US$98 juta (sekitar Rp1,3 triliun) sejak didirikan sepuluh tahun silam.
  • Mereka baru saja mendapatkan dana tambahan US$17,6 juta (sekitar Rp238 miliar) dari Goldman Sachs untuk keperluan ekspansi layanan ke India dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Pada 8 November 2017, startup yang memungkinkan kamu untuk mengubah kartu nama fisik menjadi bentuk digital, Sansan, mengumumkan telah mendapat pendanaan terbaru sebesar US$17,6 juta (sekitar Rp237,8 miliar). Investasi tersebut mereka dapat dari perusahaan finansial raksasa asal Amerika Serikat, yaitu Goldman Sachs.

Pendanaan ini melengkapi investasi Seri D sebesar US$38 juta (sekitar Rp513,5 miliar) yang mereka terima dari Future Creation Fund (dana investasi milik Toyota dan Sumitomo) serta Salesforce pada Agustus 2017 lalu. Hingga saat ini, total pendanaan yang mereka terima menurut data Tech in Asia telah mencapai angka US$98 juta (sekitar Rp1,3 triliun).

Menariknya, dana segar ini rencananya akan mereka gunakan untuk berekspansi ke Indonesia, India, dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Sansan aplikasi scan kartu nama | Screenshot

Didirikan lebih dari sepuluh tahun yang lalu di Jepang, Sansan telah meluncurkan sebuah aplikasi mobile yang bisa memudahkan kamu untuk melakukan scan kartu nama. Secara otomatis, data dari kartu nama tersebut akan langsung menjadi sebuah data digital. Mereka bahkan telah membuat sebuah alat khusus yang bisa memindai kartu nama dalam jumlah banyak.

Data-data tersebut kemudian bisa kamu gunakan untuk berkorespondensi lewat email, serta kamu bagikan kepada rekan kerja yang lain. Pada Agustus 2017, mereka mengklaim telah mempunyai 1,5 juta pengguna terdaftar, serta lebih dari 6.000 pelanggan korporat.

Sansan pun menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah ide sederhana seperti scan kartu nama ternyata bisa menjadi bisnis yang bernilai triliunan. Menarik untuk ditunggu bagaimana kiprah mereka setelah hadir di Indonesia nanti.

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

The post Startup Ini Raih Pendanaan Hingga Rp1,3 Triliun berkat Teknologi Scan Kartu Nama appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi