skip to Main Content

[Flash] Startup E-commerce Kioson Bukukan Laba hingga Rp2,9 Miliar di 2017

Inti Berita

  • Startup layanan e-commerce online-to-offline (O2O) Kioson pada tanggal 16 April 2018 telah membeberkan hasil kinerjanya selama tahun 2017. Dari laporan untuk periode tahun lalu, mereka mengklaim telah mengalami peningkatan lebih dari empat ribu persen, dengan angka penjualan bersih mencapai Rp1,13 triliun dan laba bersih Rp2,93 miliar.
  • Angka penjualan bersih tersebut merupakan kontribusi dari bisnis produk digital sebesar Rp1,09 triliun serta bisnis gabungan dari e-commerce dan lain-lain.
  • Jasin Halim selaku Direktur Utama Kioson mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang telah mereka lakukan sejak awal 2017. Hal tersebut meliputi keputusan melantai di bursa saham pada September 2017 dan akuisisi perusahaan agregator e-voucher Narindo pada Oktober 2017.
  • Atas pencapaian tersebut, pihak Kioson berniat melakukan lebih banyak lagi kolaborasi di masa mendatang sekaligus mendorong terciptanya inovasi baru untuk pencapaian target berikutnya di tahun 2018

Fakta Lainnya

  • Sejak didirikan pada Mei 2015, Kioson telah berkembang dari
    penyediaan unit layanan digital menjadi agen payment point online bagi instansi perbankan, layanan keuangan, hingga kebutuhan e-commerce untuk kalangan peritel.
  • Dengan tujuan melakukan modernisasi kios pedagang kecil yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia, layanan yang diberikan Kioson lebih difokuskan kepada kota lapis kedua yang masih belum disasar oleh kompetitor mereka (seperti Kudo).
  • Dengan menyasar kota-kota seperti Pati, Demak, Kudus, Boyolali, dan lain-lain, Kioson sukses menggandeng 30.000 pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah yang tersebar di pulau Jawa dan Sumatera.

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

This post [Flash] Startup E-commerce Kioson Bukukan Laba hingga Rp2,9 Miliar di 2017 appeared first on Tech in Asia.

The post [Flash] Startup E-commerce Kioson Bukukan Laba hingga Rp2,9 Miliar di 2017 appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Source: Inspirasi

Back To Top